21.14

kartu kredit = kartu setan .....?????

Diposting oleh ejah gi ng-blog

Kartu Kredit = Kartu Setan

Sekarang ini siapa sih yang tidak mengenal yang namanya Kartu Kredit. Mungkin bila diadakan sebuah penelitian dari 10 orang yang tinggal di Kota besar seperti Jakarta, 9 orang dari 10 mungkin sudah memiliki berbagai jenis kartu kredit dengan tujuan yang berbeda. Ada yang tujuan untuk keperluan transaksi sehari – hari dengan alasan keefektifan, ada yang digunakan sebagai alat transaksi pada saat berlibur ke luar negeri bagi para pecinta traveling, dan ada juga yang hanya dijadikan sebagai koleksi dengan alasan tuntutan mengikuti gaya hidup di kota besar.

Sebenernya apapun alasan dan tujuan mereka sah – sah saja. Namun apa jadinya jika para pemegang kartu kredit ini tidak dapat meng-handle segala masalah yang dihadapi nantinya, misalnya pemeganga tidak mampu membayar tagihan utang atas pemakaian kartu kreditnya. Paling tidak enak bila kita memiliki utang kartu kredit. Mengingat interest-nya saja tidak rela. Walaupun demikian, sayang rasanya untuk kita tidak menggunakannya. Disaat satu kartu sudah lunas terbayar, kita sudah langsung menggunakannya lagi untuk berbelanja. Dan mungkin bagi sebagian orang mulai berani untuk membeli barang – barang dengan harga yang selangit. Bahkan percaya atau tidak tidak sedikitpun bagi mereka yang memiliki kartu kredit menggunakan kartu tersebut untuk ongkos dugem. Setelah itu karena dirasa satu kartu saja tidak cukup, mereka berani untuk menerima tawaran dari sales bank untuk membuat satu kartu kredit lagi. Dan ahirnya, kita merasa dikejar – kejar utang disaat kita tidak mampu membayar tagihannya.

Sebenarnya masalah tersebut tidak akan mengganggu pikiran anda jika kalian komit terhadap perjanjian yang sebelumnya telah tersepakati antara pihak bank dengan pengguna. Namun sering kali kita sering kali memaksakan kehendak diluar harapan kita. Sebenarnya kesalahan dalam menggunakan kartu kredit berawal dari pertama kali kita membuatnya. Dan berikut kesalahan selanjutnya yang dialami oleh para pengguna kartu kredit yang menjeratnya ke dalam utang:

1. Memiliki satu atau lebih kartu kredit di dalam dompet

Buat sebagian orang mungkin memiliki banyak kartu kredit di dalam dompetnya merupakan sesuatu yang mempunyai nilai precious . Secara hidup di kota besar hal tersebut sangatlah lumrah. Di sisi lain dengan kita memiliki banyaknya kartu kredit di dalam dompet kita, hal ini dapat menunjang kita dalam hal berbelanja. Kita merasa lebih confidence untuk berbelanja banyak karena kita merasa didukung oleh banyaknya kartu kredit yang berbeda – beda. Padahal dengan kita menggunakan banyak kartu kerdit, menyulitkan kita untuk melacak berapa pengeluaran kita.

2. Jarang menggunkannya, tapi kok meningkatkan limit kartu kredit..?

Sebelumnya hal ini terjadi mungkin dikarenakan proses pelunasan tagihan kartu kredit anda yang sering kali dilunasi tepat waktu. Sehingga pihak bank merasa anda memiliki kemampuan dan kepercayaan untuk terus menggunakan kartu kredit. Karena alasan tersebut sring kali anda dihubungi pihak bank yang menawarkan peningkatan limit kartu kredit anda. Dan ahirnya anda termakan oleh bujuk rayuan sales bank tersebut dengan menyetujuinya untuk meningkatkan limit kartu kredit anda. Namun pada kenyataanya anda bukanlah seorang yang pecinta traveling, kenyataanya pun anda hanya traveling pada saat mudik hari raya saja. Disamping itu anda pun juga buka seorang tipe yang fine dining, belanja pun sring kali kebablasan jika anda hanya saat berada di department store saja. Jadi untuk apa meningkatkan limit kartu kredit anda jika kartu kredit anda pun jarang digunakan. Yang ada anda hanya menambah beban biaya saja seperti minimum payment.

3. Terlambat melunasi tagihan kartu kredit

Pada dasranya masalah ini sering kali dialami oleh para pemegang kartu kredit. Yang ahirnya menyebabkan bertambahnya biaya yang harus anda lunasi dikarenakan timbulnya denda maupun bunga akibat dari telatnya anda melunasi tagihan kartu kredit anda.

Demikianlah sederet kesalahan yang sering kali dialami oleh para pemegang kartu kredit. Oleh karena itu berpikirlah matang – matang bagi anda nyang ingin menggunakan kartu kredit. Kesimpulanya adalah, sebelumnya lihatlah kemampuan finansial anda sebelum membuat kartu kredit. Jangan sampai tagihan kartu kredit anda melebihi dari keadaan finansial anda. Karena yang ada itu hanya merepotkan diri anda saja sendiri. Jadi tak salah jika tulisan saya ini berjudulkan “Kartu Kredit = Kartu Setan”.




0 komentar:

Posting Komentar